Tingkatkan Kualitas Pendidik, RA Al Husnayain Gelar IHT Berbasis 8 Domain Perkembangan Anak dan Metodologi BCCT

artikel, Berita, kegiatan115 Dilihat

BEKASI (24/4/26) – Dalam upaya konsisten untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi anak usia dini, Sekolah Islam Kreatif , RA Al Husnayain menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) bagi seluruh jajaran guru. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini difokuskan pada penguatan pemahaman guru terhadap standar perkembangan anak yang menyeluruh dan terintegrasi.

Hadir sebagai narasumber utama adalah Ibu Chairiyah, Kepala SDIT Al Husnayain. Beliau merupakan sosok praktisi pendidikan yang juga jebolan PPG BCCT di Sekolah Al Falah Jakarta, yang dikenal sebagai pusat pendidikan BCCT (Beyond Centers and Circle Time) di Indonesia. Kehadiran beliau memberikan perspektif mendalam bagi para guru yang sangat bersemangat meng-upgrade kapasitas diri mereka.

Bedah Materi: 8 Domain Tahapan Perkembangan Anak

Dalam pemaparannya, Ibu Chairiyah membedah secara mendalam dokumen panduan standar perkembangan anak yang mencakup 8 Domain Tahapan Perkembangan Anak. Materi ini menjadi fondasi penting bagi guru untuk memahami profil tumbuh kembang anak secara holistik:

  • Perkembangan Fisik: Meliputi kesehatan, keselamatan, serta pengembangan motorik kasar dan halus sebagai dasar kemandirian anak.

  • Pendekatan dalam Pembelajaran: Berfokus pada bagaimana anak belajar, dengan menumbuhkan rasa ingin tahu, ketekunan, dan kreativitas dalam setiap kegiatan.

  • Perkembangan Sosial dan Emosional: Membangun kemampuan anak untuk berinteraksi, memahami emosi diri, serta menjalin hubungan positif dengan lingkungan sekitar.

  • Bahasa dan Literasi: Mengembangkan keterampilan berkomunikasi, memahami instruksi, serta pengenalan dasar-dasar literasi sejak dini.

  • Pemikiran Matematis: Mengajak anak mengenal konsep angka, pola, urutan, dan pemecahan masalah sederhana secara logis.

  • Penyelidikan Ilmiah: Mendorong anak untuk mengeksplorasi lingkungan dan memahami fenomena alam melalui observasi dan rasa ingin tahu yang tinggi.

  • Ilmu Sosial: Membantu anak mengenal peran mereka dalam keluarga, masyarakat, dan memahami nilai-nilai sosial di sekitarnya.

  • Ekspresi Kreatif (Seni): Memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan ide dan perasaan melalui musik, seni rupa, dan gerakan kreatif.

Komitmen Kepala RA Al Husnayain

Kepala RA Al Husnayain, Ibu Dwi Wulandari, menyatakan kebanggaannya atas dedikasi para guru dalam mengikuti pelatihan ini. Ia menekankan bahwa kualitas sebuah lembaga sangat bergantung pada kompetensi para pendidiknya.

“IHT yang diadakan di RA Al Husnayain ini bertujuan untuk terus meng-upgrade kualitas Guru RA agar senantiasa relevan dengan standar perkembangan zaman dan kebutuhan unik setiap anak. Kami ingin memastikan bahwa setiap guru memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mendampingi tumbuh kembang murid secara holistik,” tutur Dwi Wulandari.

Ia menambahkan, “Pemahaman mengenai 8 domain perkembangan ini sangat krusial agar guru dapat merancang kegiatan di sentra-sentra belajar dengan lebih tepat sasaran. Semangat ‘upgrade diri’ ini adalah komitmen nyata kami untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh wali murid dan masa depan anak-anak di RA Al Husnayain.”

Kegiatan IHT ini diakhiri dengan sesi simulasi praktis, di mana para guru belajar memetakan kegiatan bermain yang dapat mencakup berbagai domain perkembangan sekaligus. (hs)

Berbagi informasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *